Jika ingin menelusuri lebih jauh sejarah bagaimana sejarah fiber optik tercipta, sebenarnya semuanya dimulai sejak zaman Romawi dimana kaca sudah diubah menjadi fiber. Lalu pada awal abad ke 18 tepat pada tahun 1790-an, Chappe bersaudara dari Prancis menemukan telegraf optik pertama. Alat ini terdiri dari lampu yang dipasang di menara dan operator akan menyampaikan pesan dari satu menara ke menara berikutnya. Penemuan ini berhasil menjangkau Prancis dengan jaringan 556 stasiun yang membentang sejauh 4.800 kilometer. “Le système Chappe” digunakan untuk komunikasi militer hingga tahun 1850-an.
Kemudian selama beberapa abad berikutnya, banyak perkembangan signifikan dalam bidang ilmu optik yang dikembangkan oleh para ilmuwan.
Timeline Perkembangan Awal Fiber Optik
-
- Pada tahun 1840-an, fisikawan bernama Daniel Collodon dan Jacques Babinet menunjukan bahwa cahaya dapat diarahkan di sepanjang pancuran air di pertunjukan air mancur.
- Pada tahun 1854, seorang fisikiawan asal Inggris bernama John Tydall mendemonstrasikan bahwa cahaya dapat mengikuti bentuk aliran air yang melengkung sehingga hal ini membuktikan bahwa sinyal cahaya dapat dibengkokan. Pada saat itu dia membuktikannya dengan menyiapkan tangki air dengan pipa yang keluar dari satu sisi. Saat air mengalir dari pipa, ia menyorotkan cahaya ke dalam tangki yang berisi air tadi. Saat air mengalir, busur garis cahaya mengikuti air tersebut.
- Pada tahun 1880, Alexander Graham Bell menemukan sistem telepon optik yang bernama “photophone” kemudian mematenkannya. Alat ini memungkinkan transmisi suara pada cahaya, ia membangunnya dengan bantuan asisten bernama Charles Summer Tainter. Pada tahun yang sama William Walter mencoba menciptakan serangkaian pipa lampu yang dilapisi dengan lapisan yang sangat reflektif yang menerangi rumah dengan memanfaatkan cahaya dari lampu busur listrik yang terletak di ruang bawah tanah rumah. Cahaya tersebut kemudian diarahkan ke rumah dengan serangkaian pipa buatanya. Metode ini terbukti tidak efektif dan dengan cepat ditinggalkan ketika bola lampu pijar Thomas Edison berkembang pesat.
- Tahun 1888, dokter Roth dan Reuss dari Wina menggunakan batang kaca yang dibengkokan untuk menerangi rongga tubuh. Tahun 1895, Engineer Prancis Henry Saint-Rene merancang sistem batang kaca bengkok untuk memandu gambar cahaya dalam upaya membuat televisi utama.
- Pada tahun 1898, David Smith dari Amerika mengajukan paten atas iluminator gigi yang menggunakan batang kaca melengkung sebagai lampu bedah.
- Pada tahun 1920-an, John Logie Baird mematenkan ide menggunakan susunan batang transparan untuk mentransmisikan gambar untuk televisi dan Clarence W. Hansell melakukan hal yang sama untuk faksimili. Pada tahun 1930, Heinrich Lamm berhasil mentransmisikan gambar melalui seikat serta optik untuk membawa gambar. Tujuan dari penelitiannya yakni untuk melihat organ dalam tubuh manusia dengan endoskop. Namun kebangkitan Nazi memaksa Lamm, seorang Yahudi German-Amerika, untuk pindah ke Amerika dan meninggalkan mimpinya untuk menjadi seorang profesor kedokteran. Usahanya untuk mengajukan paten ditolak karena paten Hansell dari Inggris.
- Pada tahun 1951, Holger Moeller mengajukan paten Denmark untuk pencitraan fiber optik di mana ia mengusulkan pelapisan kaca atau serat plastik dengan bahan transparan berindeks rendah, tetapi ditolak karena paten Baird dan Hansell. Tiga tahun kemudian, Abraham Van Heel dan Harold H. Hopkins mempresentasikan paket pencitraan di jurnal Inggris Nature pada waktu yang terpisah. Van Heel kemudian menghasilkan sistem serat berlapis yang sangat mengurangi gangguan sinyal dan crosstalk antar serat.
- Pada tahun 1954, “maser” dikembangkan oleh Charles Townes dan rekan-rekannya di Universitas Columbia. Maser adalah singkatan dari “amplifikasi gelombang mikro dengan emisi radiasi yang distimulasi.”
- Pada tahun 1958, Charles Townes dan Arthur Schawlow untuk menunjukkan bahwa maser dapat dibuat untuk beroperasi di daerah optik dan inframerah. Pada dasarnya, cahaya dipantulkan bolak-balik dalam media berenergi untuk menghasilkan cahaya yang diperkuat sebagai lawan dari molekul gas yang tereksitasi yang diperkuat untuk menghasilkan gelombang radio, seperti halnya maser. Laser merupakan hasil dari “penguatan cahaya oleh emisi radiasi yang dirangsang.”
- Pada tahun 1961, Elias Snitzer dari American Optical menerbitkan deskripsi teoritis tentang serat mode tunggal yang intinya sangat kecil sehingga dapat membawa cahaya hanya dengan satu mode pemandu gelombang. Snitzer mampu mendemonstrasikan laser yang diarahkan melalui serat kaca tipis yang cukup untuk penggunaan medis, tetapi jika digunakan untuk komunikasi, loss cahaya menjadi terlalu besar.
- Pada tahun 1964, Charles Kao dan George Hockham dari Standard Communications Laboratories di Inggris, menerbitkan makalah yang mendemonstrasikan secara teoritis bahwa loss cahaya pada fiber optik dapat dikurangi secara dengan mehilangkan kotoran dan menggunakan kaca serat yang lebih murni.
- Pada tahun 1970, para ilmuwan dari Corning Glass Works membuktikan pencapaiannya dalam pembuatan serat mode tunggal dengan redaman kurang dari 20dB/km menggunakan “fused silica”. Bahan ini dikenal dengan kemurniannya yang sangat tinggi, titik leleh yang tinggi dan indeks bias yang rendah. Robert Maurer, Donald Keck, Peter Schultz segera menyadari bahwa fused silica dapat digunakan untuk membuat jenis media transmisi baru yang disebut “optical waveguide fiber”. Serat optik ini dapat 65.000 kali lebih banyak informasi dan dapat menjangkau hingga ribuan mil daripada kawat tembaga tradisional. Pada tahun yang sama, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories, bersama dengan sebuah kelompok dari Loffe Physical Institute di Leningrad, mendemonstrasikan laser dioda semikonduktor yang mampu memancarkan gelombang kontinu pada suhu kamar.
- Pada tahun 1973, Bell Laboratories mengembangkan proses pengendapan uap kimia yang dimodifikasi untuk memanaskan uap kimia dan oksigen yang kemudian akan membentuk kaca ultra-transparan yang dapat diproduksi secara masal menjadi fiber optik dengan kerugian yang rendah. Proses ini menjadi standar untuk pembuatan kabel fiber optik.
- Pada tahun 1975, sambungan fiber optik non-ekspeerimental pertama dipasang oleh polisi Dorset (Inggris). Dua tahun kemudian Corning Glass Works bergabung dengan raksasa teknologi lainnya, Siemens Corporation, untuk membentuk Siecor. Pekerjaan Corning yang ekstensif dengan serat, ditambah dengan teknologi pemasangan kabel Siemen, membantu meluncurkan era baru dalam kabel serat optik dan produk terkait. Saat ini, Siecor adalah pemimpin dunia dalam pembuatan produk sistem pemasangan kabel serat optik untuk aplikasi komunikasi suara, data, dan video.
- Pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, perusahaan telepon mulai menggunakan fiber optik secara ekstensif untuk membangun kembali infrastruktur komunikasi mereka.
- Pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, perusahaan telepon mulai menggunakan serat secara ekstensif untuk membangun kembali infrastruktur komunikasi mereka. Pada awal tahun 1980-an, generasi kedua komunikasi fiber optik dirancang untuk penggunaan komersial, menggunakan laser semikonduktor InGaAsP 1,3 mikron. Sistem ini beroperasi pada kecepatan setinggi 1,7 Gbps pada tahun 1987, dengan repeater yang berjarak hingga 50 kilometer.
- Memulai menunjukan eksistensi mereka pada tahun 1991, Desurvire dan Payne mendemonstrasikan penguat optik yang dibangun ke dalam kabel fiber optik itu sendiri. Semua sistem optik ini dapat mendukung lebih dari 100 kali lebih banyak informasi daripada kabel dengan amplifier elektronik. Juga pada tahun 1991, serat kristal fotonik mulai digunakan, serat ini memungkinkan daya dibawa lebih efisien daripada serat konvensional. Sistem yang digunakan dalam jaringan fiber optik generasi ketiga beroperasi pada 1,55 mikron dan memiliki loss sekitar 0,2 dB per kilometer.
- TPC – 5, kabel serat optik yang menggunakan penguat optik dipasang melintasi Samudra Pasifik pada tahun 1996. Tahun berikutnya, Fiber Optic Link Around the Globe atau FLAG menjadi jaringan kabel tunggal terpanjang yang pernah ada dan menjadi dasar untuk aplikasi Internet generasi berikutnya.
- Pada tahun 2006, kecepatan 14 terabit (Tb) per detik dicapai pada jalur 160 kilometer dengan menggunakan penguat optik.
- Hingga pada tahun 2021, para ilmuwan Jepang dapat mentransmisikan 319 Tbps lebih dari 3.000 kilometer dengan menggunakan kabel serat optik empat inti. Para peneliti National Institute of Information and Communications Technology (NICT) melakukan percobaan di laboratorium menggunakan teknologi eksperimental kabel serat optik dengan empat inti (core) di dalam kabel ukuran standar. Meski menakjubkan perlu dipahami kecepatan ini didapat berdasarkan hasil uji di laboratorium. Masih butuh waktu dan visibilitas pendanaan sampai penelitian ini bisa diaplikasikan ke dunia nyata. Peneliti NICT meyakini teknologi ini bisa diimplementasikan di jaringan kabel optik internet yang sudah ada buat mempercepat kecepatan internet. Mereka membayangkan teknologi ini bisa menciptakan sesuatu di atas 5G.
Kabel serat optik telah membantu meningkatkan komunikasi global dan menjadi semakin populer digunakan karena dapat mengirimkan data dengan cepat. Sebagian besar kabel yang dipasang dalam dua dekade terakhir menghubungkan Amerika Serikat dan Asia, dengan tujuan untuk pertumbuhan ekonomi bersama dan kebutuhan komunikasi yang terus berkembang di berbagai negara.
Anda Butuh Jasa Pemasangan Fiber Optik?
Daripada bingung nyari jasa pemasang fiber optik, mending pakai aja jasa pemasangan fiber optik dari Daniz. Kami sudah melakukan pemasangan di berbagai sektor bisnis di wilayah Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara dan melayani pemasangan fiber optik di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Dengan keahlian teknisi dalam instalasi dan peralatan yang mendukung, Anda bisa mempercayai Daniz untuk melakukan pemasangan fiber optik agar transmisi data menjadi lebih cepat dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Langsung aja hubungi kami melalui 0811 5422 582 / cv.daniz@gmail.com
Bersama CV. Daniz, Anda akan mendapatkan survey dan konsultasi gratis berdasarkan pengalaman Kami



